HOME     MINISTRIES     EVENTS     GALLERY     SERMON     CHANGER COMMUNITY     ARCHIVES    CONTACT US     ABOUT US     DOWNLOAD     FORUM

Oleh : Anton Darmawan
Diurapi Dalam Dunia Bisnis / Studi
19-10-2009

Kepercayaan Yang Salah :

  • Tuhan menetapkan perbedaan antara pendeta dan pengusaha.
  • Orang – orang bisnis tidak dapat serohani dengan mereka yang melayani di gereja.
Hati-hati! Kepercayaan yang salah dapat mengakibatkan tindakan yang salah.
Dan ternyata, sampai saat ini masih banyak kepercayaan-kepercayaan seperti yang tertulis diatas menjadi konsep atau prinsip orang-orang percaya. Sehingga banyak orang Kristen yang seolah-olah mengalami kemaksimalan menjadi figur dalam gereja tetapi mengalami kelumpuhan menjadi figur dalam dunia (diluar gereja). Dimana mereka adalah sosok yang sangat aktif pelayanan didalam gereja, tetapi ternyata sewaktu dalam kehidupan sehari-hari mereka tetap memiliki hubungan yang buruk dengan orang tuanya, tidak dapat menjadi kepala rumah tangga atau istri yang baik, tidak mempedulikan anaknya, tetap melakukan korupsi, mencontek dan lain-lain.
 
Tugas utama kita dipanggil Tuhan adalah untuk membawa terang ke tempat yang gelap (Mat 5:16, Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya didepan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga). Dan tempat paling efektif untuk menunjukkan terang dan garam kita sebagai orang-orang percaya adalah dunia usaha/studi.
 
Kenapa Dunia Usaha / Studi?
Dunia usaha adalah tempat adanya orang-orang yang lapar dan membutuhkan prinsip-prinsip Kerajaan Allah dalam hidup mereka. Kitab Amos mengatakan bahwa suatu saat Tuhan akan mengirimkan kelaparan bukan akan makanan dan kehausan bukan akan air melainkan akan mendengarkan Firman Tuhan. Karena itu persiapkanlah dirimu sebaik-baiknya dalam dunia usaha, agar waktu hal itu terjadi kita termasuk orang-orang yang dipakai oleh Tuhan menjadi Terang dan Garam dunia.
 
Dunia usaha adalah tempat dimana kita sehari-hari melakukan pekerjaan (mayoritas waktu kita berada disini). Di tempat inilah kita lebih banyak memiliki kesempatan untuk mempraktekkan iman kita, jika di gereja paling cepat satu kali tiap minggu. Oleh karena itu sewaktu kita bekerja, lakukanlah dengan sungguh-sungguh melalui kemauan kita untuk berani bekerja keras. Karena melalui bekerja keraslah kasih karunia Allah turun (I Kor 15:10). Mari praktekkan iman kita, karena dunia usaha sedang menunggu kualitas yang ada dalam kita!