{"id":1204,"date":"2018-10-11T04:55:11","date_gmt":"2018-10-11T04:55:11","guid":{"rendered":"http:\/\/smcc.or.id\/?page_id=1204"},"modified":"2018-12-06T13:57:13","modified_gmt":"2018-12-06T13:57:13","slug":"visi-tahun-2018","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/smcc.or.id\/?page_id=1204","title":{"rendered":"Visi Tahun 2018"},"content":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_single_image image=&#8221;1408&#8243; img_size=&#8221;large&#8221; alignment=&#8221;center&#8221;][vc_column_text]<b><i>\u201cAkulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.\u201d<\/i><\/b> <b>(Yohanes 15:5)<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inilah alasan utama kenapa kita harus melekat kepada Yesus, karena di luar Dia kita tidak dapat berbuat apa \u2013 apa. Pada dasarnya, manusia hanya mampu mengasihi dirinya sendiri. Selebihnya kita butuh pertolongan Tuhan. Untuk mampu mengasihi Tuhan, kita harus mengalami kasih Tuhan terlebih dahulu. Demikian juga untuk mengasihi sesama kita .<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam 1 Yohanes 4:19 dikatakan, \u201cKita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.\u201d Kasih adalah modal kita untuk mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan mandatNya. Ketika seseorang tidak memiliki kasih, maka ia akan terjebak dalam sebuah program atau melakukan sesuatu hanya karena :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Takut dihukum jika tidak melakukan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah imbalan atau \u201creward\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin menjadi lebih baik<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga hal di atas adalah ciri \u2013 ciri kehidupan agamawi. Sebuah kehidupan dimana kita melakukan segala sesuatu\u00a0 bukan karena mengasihi. Allah adalah kasih, dan kasih selalu identik dengan hubungan. Itulah sebabnya Tuhan selalu memulai pergerakan melalui sebuah perjumpaan. Dari perjumpaan itulah maka kasih yang akan menggerakan kita dari dalam. Hal inilah\u00a0 yang disebut\u00a0 \u201cPassion\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika seseorang tidak mengalami kasih Tuhan, maka ia akan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya mampu mengasihi diri sendiri (egois)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hidup dalam kepahitan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terjebak dalam hidup agamawi<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika seseorang hanya mampu mengasihi diri sendiri maka dia akan hanya fokus kepada dirinya sendiri. Dia akan rentan mengalami kepahitan dan dikuasai ketakutan. Akibatnya, dia tidak akan berbuat apa \u2013 apa kecuali yang berhubungan dengan dirinya sendiri dan demi kepentingannya sendiri, bukan kepentingan TUHAN.(*)<\/span><\/p>\n<p><strong>Move faster merupakan efek dari Cling to God.<\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Yohanes 15:1-8 kita bisa melihat, untuk apakah kita melekat kepada pokok anggur? Tentu saja supaya menghasilkan buah. Yesus menegaskan bahwa bila kita melekat dan tinggal dalam Dia, maka efeknya adalah kita bisa melakukan banyak hal, apa yang kita minta kita akan menerimanya, dan kita akan menghasilkan banyak buah.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian juga kita dapatkan di Yesaya 40:31, jika orang menanti-nantikan Tuhan maka dia akan mendapat kekuatan baru! Untuk apakah kekuatan baru tersebut? Mereka seperti rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya, berlari dan tidak menjadi lesu, berjalan dan tidak menjadi lelah!<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Melekatkan diri erat kepada Tuhan akan memberi efek kita akan menjadi kuat dan mampu melakukan banyak hal, kita akan bergerak dan bergerak lebih cepat. Seperti perempuan Samaria yang berjumpa dan berdiskusi dengan Yesus di sebuah sumur (Yoh 4:1-42). Perjumpaannya dengan Yesus memberi dampak mengubah hidupnya dan membuat dia memenangkan kampungnya dalam waktu sekejab!<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Efek utama daripada melekat kepada Tuhan adalah bergerak dan menghasilkan buah. Bukan sekedar tampil kelihatan \u201crohani\u201d, karena Tuhan sangat berkepentingan membangkitkan para pelaksana kehendakNya (Yoel 2:11).<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan semakin melekat kepada Tuhan, maka akan menghasilkan: <\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Kekuatan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekuatan untuk mengatasi setiap pergumulan, permasalahan, dan kekuatan yang selalu menghasilkan antusiasme untuk melayani Tuhan dimanapun kita berada.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Bergerak<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberi diri untuk mempedulikan keadaan sekitar kita, kota dan bangsa kita. Memberikan respon cepat untuk berdoa dan mempergumulkannya. Serta bergerak dengan aksi nyata, dan menebarkan kebenaran, keadilan, dan kebaikan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Berbuah<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghasilkan buah membuat nama Yesus dikenal dan menghasilkan jiwa-jiwa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudahkah kita selalu Cling to God? <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah Cling to God membuat kita kuat, bergerak, dan menghasilkan buah? (*)<\/span>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_single_image image=&#8221;1408&#8243; img_size=&#8221;large&#8221; alignment=&#8221;center&#8221;][vc_column_text]\u201cAkulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.\u201d (Yohanes 15:5) Inilah alasan utama kenapa kita harus melekat kepada Yesus, karena di luar Dia kita tidak dapat berbuat apa \u2013 apa. Pada dasarnya, manusia hanya mampu mengasihi dirinya sendiri. Selebihnya kita butuh pertolongan Tuhan. Untuk mampu mengasihi Tuhan, kita harus mengalami kasih Tuhan terlebih dahulu. Demikian juga untuk&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1408,"parent":1202,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"page-full.php","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-1204","page","type-page","status-publish","has-post-thumbnail","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/1204","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1204"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/1204\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1411,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/1204\/revisions\/1411"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/1202"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1408"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}