{"id":1631,"date":"2023-01-19T11:28:32","date_gmt":"2023-01-19T04:28:32","guid":{"rendered":"http:\/\/smcc.or.id\/?p=1631"},"modified":"2023-01-19T11:28:32","modified_gmt":"2023-01-19T04:28:32","slug":"penyakit-rohani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smcc.or.id\/?p=1631","title":{"rendered":"Penyakit Rohani"},"content":{"rendered":"<p>Manusia secara alami sangat takut jika mereka mengalami sakit jasmani.apalagi ditengah pandemi yg sedang melanda manusia semakin aware dan berjaga2 supaya tidak terkena sakit.masalahnya adalah kadang2 manusia justru kurang peka dan waspada saat mereka mengalami sakit rohani.<\/p>\n<p>Ada beberapa penyakit rohani yang perlu kita waspadai karena dampaknya sangat besar dalam kehidupan kita:<br \/>\n1. Suam2 Kuku<br \/>\nDefinisi dari suam2 kuku adalah hangat atau tdk panas dan tidak dingin dalam arti lain dikatakan menjadi biasa.<br \/>\nDalam Why 3:14-22 Tuhan dikatakan mencela jemaat di Laodikia karena mereka tidak dingin atau tidak panas.<br \/>\nCiri2 orang yang suam-suam kuku:<br \/>\n\u2022 Secara lahiriah ikut Tuhan namun tidak sungguh-sungguh (15-16)<br \/>\n\u2022 Fokus kepada hal duniawi dan diri sendiri(17)<br \/>\n\u2022 Tidak merasa butuh Tuhan (17)<br \/>\nBagaimana supaya sembuh?<br \/>\n\u2022 Bertobat (19)<br \/>\n\u2022 Relakan hati artinya bersungguh2 (to be earnest)<br \/>\n\u2022 Buka hati untuk Tuhan (20)<\/p>\n<p>2. Burn out<br \/>\nDefinisi: Perasaan kegagalan dan kelesuan secara fisik,mental dan emosi akibat tuntutan yang membebani tenaga atau kemampuan seseorang.<br \/>\nDalam kitab 1 Raj 19:1-18 ada sebuah kisah tentang nabi Elia yang mengalami burn out.<\/p>\n<p>Ciri2 orang yang mengalami burn out:<br \/>\n\u2022 Kelelahan (4) cukuplah itu<br \/>\n\u2022 Kehilangan semangat atau mengalami perasaan negatif(4) ingin mati<br \/>\n\u2022 Kehilangan fokus dan kemampuan (4) merasa tidak lebih baik dari pendahulunya<\/p>\n<p>Bagaimana cara mengatasinya?<br \/>\n\u2022 Datang kepada Tuhan dan nantikanlah Dia<br \/>\nYang terjadi pada waktu kita datang (Mat 11:28) God give you rest.<br \/>\nYang terjadi pada waktu kita menanti2kan Tuhan (Yes 40:29-31) God give you strength<br \/>\nGod give you redirection (1 Raj 19:15-18).<br \/>\nMat 12:11 &#8211; Don&#8217;t burned out, keep yourselves fueled and aflame (MSG).<br \/>\nGal 6:9<\/p>\n<p>3.Kehilangan kasih yang semula<br \/>\nDefinisi semula (protos) dr awal yaitu kasih Tuhan kepada kita.<\/p>\n<p>How to:<br \/>\n\u2022 Remember ingat seberapa dalam kita telah kehilangan kasih yang semula.<br \/>\n\u2022 Repent bertobat sungguh sungguh.<br \/>\n\u2022 Redo or repeat lakukan kembali apa yang dulu kita pernah lakukan pada waktu kita mengalami kasih yang semula dari Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manusia secara alami sangat takut jika mereka mengalami sakit jasmani.apalagi ditengah pandemi yg sedang melanda manusia semakin aware dan berjaga2 supaya tidak terkena sakit.masalahnya adalah kadang2 manusia justru kurang peka dan waspada saat mereka mengalami sakit rohani. Ada beberapa penyakit rohani yang perlu kita waspadai karena dampaknya sangat besar dalam kehidupan kita: 1. Suam2 Kuku Definisi dari suam2 kuku adalah hangat atau tdk panas dan tidak dingin dalam arti lain dikatakan menjadi biasa. Dalam Why 3:14-22 Tuhan dikatakan mencela jemaat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1631","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1631","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1631"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1631\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1634,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1631\/revisions\/1634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1631"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}