{"id":1842,"date":"2024-01-11T15:04:47","date_gmt":"2024-01-11T08:04:47","guid":{"rendered":"http:\/\/smcc.or.id\/?p=1842"},"modified":"2024-01-11T15:04:47","modified_gmt":"2024-01-11T08:04:47","slug":"gods-view","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smcc.or.id\/?p=1842","title":{"rendered":"God&#8217;s View"},"content":{"rendered":"<p>Speaker: Ps. Budi Utomo<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div>\n<div>\n<p><em><strong>Proses<\/strong><\/em><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Matius 5:48, <em>\u201cKarena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Kata sempurna: telah menyelesaikan atau lengkap (telah sampai pada akhir)<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>Yesus lebih melihat proses daripada hasil<\/strong><\/em><\/p>\n<\/div>\n<ul>\n<li>Proses membuat kita lebih mengenal Tuhan<\/li>\n<li>Proses membuat kita menambah dan mengenal perasaan-perasaan baru<\/li>\n<li>Pembentukan karakter lewat proses<\/li>\n<li>Melalui proses akan menunjukkan siapa kita yang sesungguhnya<\/li>\n<\/ul>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>Melihat hasil dan tidak mencintai proses, membuat kita:<\/strong><\/em><\/p>\n<\/div>\n<ul>\n<li>Memiliki mentalitas instan<\/li>\n<li>Akan mencari jalan pintas<\/li>\n<li>Akan menghalalkan segala cara<\/li>\n<\/ul>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><em>Iman<\/em><\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Iman timbul dari kita mendengar firman Tuhan. Iman bertumbuh karena hubungan dan pengalaman kita bersama Tuhan. Iman menjadi kokoh karena proses yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita.<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>Yesus melihat yang tidak kelihatan<\/strong><\/em><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>2 Korintus 4:16, <em>\u201cSebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>2 Korintus 4:18, <em>\u201cSebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>\u201cTidak kelihatan\u201d<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>\u2192 Dasar (Mazmur 11:3, <em>\u201cApabila dasar-dasar dihancurkan, apakah yang dapat dibuat oleh orang benar itu?\u201d<\/em>)<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>\u2192 Motivasi Hati (Mazmur 17:3, <em>\u201cBila Engkau menguji hatiku, memeriksanya pada waktu malam, dan menyelidiki aku, maka Engkau tidak akan menemui sesuatu kejahatan; mulutku tidak terlanjur.\u201d<\/em>)<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>\u2192 Manusia Roh (2 Korintus 4:16, <em>\u201cSebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.\u201d<\/em>)<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Ketaatan Lebih Dari Korban Persembahan<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>1 Samuel 15:22, <em>\u201cTetapi jawab Samuel: &#8220;Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.\u201d<\/em><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cTaat\u201d =<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>\u2192 Mendengar dan Melakukan<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>\u201cKetaatan\u201d =<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>\u2192 Segera: tidak menunda-nunda<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>\u2192 Total: Kebulatan tekad dan tidak ada keraguan<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>\u2192 Suka-cita: tidak terpaksa<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>Taat (Ibrani 11:7, Yeremia 7:23)<\/strong><\/em><\/p>\n<\/div>\n<ul>\n<li>Taat = melangkah tanpa melihat<\/li>\n<li>Taat = tindakan iman<\/li>\n<li>Taat = bicara tentang hubungan<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Speaker: Ps. Budi Utomo &nbsp; Proses Matius 5:48, \u201cKarena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna\u201d Kata sempurna: telah menyelesaikan atau lengkap (telah sampai pada akhir) &nbsp; Yesus lebih melihat proses daripada hasil Proses membuat kita lebih mengenal Tuhan Proses membuat kita menambah dan mengenal perasaan-perasaan baru Pembentukan karakter lewat proses Melalui proses akan menunjukkan siapa kita yang sesungguhnya &nbsp; Melihat hasil dan tidak mencintai proses, membuat kita: Memiliki mentalitas instan Akan mencari jalan pintas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1842","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1842","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1842"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1842\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1843,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1842\/revisions\/1843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}