{"id":1929,"date":"2024-07-23T09:43:53","date_gmt":"2024-07-23T02:43:53","guid":{"rendered":"http:\/\/smcc.or.id\/?p=1929"},"modified":"2024-07-23T09:44:43","modified_gmt":"2024-07-23T02:44:43","slug":"kebencian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smcc.or.id\/?p=1929","title":{"rendered":"Kebencian"},"content":{"rendered":"<p>Speaker by: Budi Utomo<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div>\n<div>\n<p><strong>Penyebabnya adalah karena kita tidak selesaikan luka masa lalu.<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Kebencian dan perasaan negatif<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Rasa benci itu berbeda dengan perasaan negatif lainnya, seperti marah atau kecewa. Kecewa \/ marah ke orang itu karena ada perilaku yang kita tidak suka dari orang itu, tapi setelah berubah, rasa kecewa \/ marah itu berkurang \/ bahkan hilang. Sedangkan kebencian itu tidak hilang walaupun orang itu berubah.<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Pengalihan emosi\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Rasa benci itu terkadang muncul sebagai upaya pengalihan emosi kita terhadap diri sendiri atas rasa malu ketidakmampuan &amp; ketidakadilan yang kita alami.<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>The truth from the Bible:\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Kebencian itu menjadikan kita<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><strong>#1 Pembunuh\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>1 Yohanes 3:15<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Marah \/ kecewa itu ada penyebabnya, sedangkan membenci itu tidak ada.<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Pembunuh dalam bahasa aslinya adalah bandit \/ penjahat seseorang yang melanggar hukum. Karena melanggar perintah Allah : kasihilah musuhmu.<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>#2 Hidup dalam kegelapan<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>1 Yohanes 2:11<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Hidup dalam kegelapan = menikmati.<\/p>\n<\/div>\n<ul>\n<li>Tidak bertumbuh = dalam kegelapan tidak bisa kemana-mana stuck dan diam ditempat.<\/li>\n<li>Tidak bisa melihat visi = menjadi buta secara Rohani.<\/li>\n<li>Tidak bisa menjadi pemimpin = karena tidak mengetahui arah.<\/li>\n<\/ul>\n<div>\n<p>Bawa mereka keluar dari kegelapan itu.<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Jujur ke hidupmu sendiri terhadap responmu, lalu coba cerita ke mentor \/ bapak rohani, biar mereka bisa menolongmu.<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>#3 Pendusta\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>1 Yohanes 4:20<\/p>\n<\/div>\n<ul>\n<li>Munafik = apa yang tidak ditampilkan tidak sesuai dengan apa yang ada di hatinya.<\/li>\n<li>Tidak ber-integritas = apa yang dikatakan tidak sesuai dengan apa yang diperbuat. (Kebencian akan mempengaruhi integritas kita)<\/li>\n<\/ul>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>#4 Bebal<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Amsal 10:18<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Bebal itu sudah tau salah dan melanggar, masih tetap dilakukan<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>How to mengalahkan Kebencian:\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p><strong>#1 Imamat 19:17 (Sadar jika kebencian adalah Dosa)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Kenapa takut menegur?<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>1. Takut hubungannya hilang<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>2. Karena posisinya tidak lebih baik daripada yang ditegur (contoh mau negur telat tapi kita sendiri juga telat).<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Tegurlah JIKA punya hubungan dekat dengan orang itu. Kalau\u00a0tidak bisa sampaikan ke orang terdekatnya \/ bapak dan seterusnya.<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>#2 Imamat 19:17 (Bereskan, ungkapkan isi hati kita)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>#3 Matius 6:14 (Mengampuni)\u00a0<\/strong><\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Anti Kristus = anti kasih karena Yesus adalah kasih.<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>Matius 24:10<\/p>\n<\/div>\n<div>\n<p>KEBENCIAN ADALAH MUSUH TERBESAR KASIH.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Speaker by: Budi Utomo &nbsp; Penyebabnya adalah karena kita tidak selesaikan luka masa lalu. &nbsp; Kebencian dan perasaan negatif Rasa benci itu berbeda dengan perasaan negatif lainnya, seperti marah atau kecewa. Kecewa \/ marah ke orang itu karena ada perilaku yang kita tidak suka dari orang itu, tapi setelah berubah, rasa kecewa \/ marah itu berkurang \/ bahkan hilang. Sedangkan kebencian itu tidak hilang walaupun orang itu berubah. &nbsp; Pengalihan emosi\u00a0 Rasa benci itu terkadang muncul sebagai upaya pengalihan emosi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1929","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1929","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1929"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1929\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1931,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1929\/revisions\/1931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1929"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1929"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1929"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}