{"id":2073,"date":"2025-04-23T11:09:30","date_gmt":"2025-04-23T04:09:30","guid":{"rendered":"https:\/\/smcc.or.id\/?p=2073"},"modified":"2025-04-23T11:09:30","modified_gmt":"2025-04-23T04:09:30","slug":"arti-kaya-yang-sesungguhnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smcc.or.id\/?p=2073","title":{"rendered":"Arti Kaya yang Sesungguhnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Speaker: Agnes Getty<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Uang bukan segalanya, tetapi segala sesuatu butuh uang.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Mindset:<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Money dysmorphia : membuat kita merasa tidak cukup uang. contohnya, tidak punya uang untuk beli barang branded, tapi dikejar supaya bisa beli<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Financial Nihilsm: semua pemikiran-pemikiran konvensional untuk menghasilkan uang tidak akan menghasilkan hidup yang cukup mapan. contoh, jadi hidup itu jangan yang susah-susah, membuat orang tidak mau kerja susah.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Convenient &#8211; money mindset : berpikir hidup itu perlu nyaman<\/p>\n\n\n\n<p>3 hal ini tidak mencakup &#8220;arti kaya yang sesungguhnya&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p><br>Arti Kaya:<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Memiliki banyak harta, uang, dan properti<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Memiliki lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan atau keinginan normal<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Memiliki sumber daya, sarana, atau dana yang berlimpah<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Rasa tidak butuh<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Privilege yang memudahkan hal-hal dalam hidup dalam konteks materi<\/p>\n\n\n\n<p><br>Apakah Tuhan Yesus kaya?<\/p>\n\n\n\n<p>2 Korintus 8:9<\/p>\n\n\n\n<p>ya, Yesus itu kaya! Tapi, kata Alkitab..<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.&#8221; (Matius 5:3)<\/p>\n\n\n\n<p><br>&#8220;BERBAHAGIALAH&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Makarios (bahasa Yunani) = sangat bahagia luar biasa, bukan beruntung \/ senang (1 Timotius 1:11, 6:15)<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Esher (bahasa Ibrani) = kebahagiaan yang membangkitkan keajaiban<\/p>\n\n\n\n<p><br>&#8220;ORANG YANG MISKIN DI HADAPAN ALLAH&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Penes = miskin = pendapatan sehari cukup untuk sehari<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Ptochos (Matius 5:3) = benar-benar miskin = sangat bergantung pada orang lain untuk bergantung hidup<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Hineni He-Ani Mi-Ma&#8217;as = lihatlah, aku yang miskin dalam perbuatan (Mazmur 109:31, Yesaya 66:2)<\/p>\n\n\n\n<p><br>Empunya Kerajaan Sorga<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Matius 5:3, 10 -&gt; JANJI yang SAMA. inclusio.<\/p>\n\n\n\n<p>Penekanan pada IDENTITAS yang berbeda dengan mereka yang tidak mengenal Allah.<\/p>\n\n\n\n<p>Yesus mengikrarkan pemerintahan Kerajaan Sorga di bumi.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Matius 12:18 -&gt; Kerajaan Allah datang dengan kuasa. 3 macam kuasa dalam Alkitab; Dunamis, Exsousia, Kratos.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Ciri Orang Miskin di Hadapan Allah:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Kesadaran akan Ketidakmampuan Diri (1 Korintus 1:26-29, Amsal 10:22)<\/p>\n\n\n\n<p>2. Memiliki Rasa Cukup (Ulangan 8:11-18, Amsal 30:7-9)<\/p>\n\n\n\n<p>3. Bergerak dengan kuasa Tuhan (Efesus 1:19, Kisah Para Rasul 1:8, Amsal 16:9 dan 33)<\/p>\n\n\n\n<p><br>1 Timotius 6:17,19<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika kita bilang punya banyak uang, tidak tentu kita bisa dinikmati. Kita butuhTuhan untuk kita bisa mampu menikmati hidup yang sebenarnya!<\/p>\n\n\n\n<p><br>TUHAN SUMBER SEGALANYA, KARENA ITU SEGALA SESUATU BUTUH TUHAN.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Speaker: Agnes Getty Uang bukan segalanya, tetapi segala sesuatu butuh uang. Mindset: &#8211; Money dysmorphia : membuat kita merasa tidak cukup uang. contohnya, tidak punya uang untuk beli barang branded, tapi dikejar supaya bisa beli &#8211; Financial Nihilsm: semua pemikiran-pemikiran konvensional untuk menghasilkan uang tidak akan menghasilkan hidup yang cukup mapan. contoh, jadi hidup itu jangan yang susah-susah, membuat orang tidak mau kerja susah. &#8211; Convenient &#8211; money mindset : berpikir hidup itu perlu nyaman 3 hal ini tidak mencakup&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2073","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2073","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2073"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2073\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2074,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2073\/revisions\/2074"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2073"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2073"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2073"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}