{"id":2078,"date":"2025-04-23T11:14:45","date_gmt":"2025-04-23T04:14:45","guid":{"rendered":"https:\/\/smcc.or.id\/?p=2078"},"modified":"2025-04-23T11:14:45","modified_gmt":"2025-04-23T04:14:45","slug":"kebodohan-adam-dan-hawa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smcc.or.id\/?p=2078","title":{"rendered":"Kebodohan Adam dan Hawa"},"content":{"rendered":"\n<p>Speaker by: Iwan Dauhiong<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah kita masih melakukan hal-hal yang dilakukan Adam dan Hawa saat itu?<\/p>\n\n\n\n<p><br>Kesalahan Awal<\/p>\n\n\n\n<p>Hawa :<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Mudah terpancing (Kejadian 3:1b) &#8211; ular memancing Hawa atas hal yang sebetulnya hanya diketahui olehnya dan Adam<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Lebih percaya kepada yang lain &#8211; Hawa baru kali itu berbicara dengan ular, yang jelas perkataannya salah, tapi Hawa lebih mempercayainya daripada Tuhan<\/p>\n\n\n\n<p><br>Adam :<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Melakukan pembiaran (Kejadian 3:6b) &#8211; Adam ada di dekat Hawa, tapi ia membiarkan Hawa tergoda oleh ular<\/p>\n\n\n\n<p>&#8211; Lebih taat kepada Hawa &#8211; Adam jelas mendapat perintah langsung dari Tuhan untuk tidak memakan tapi ia tetap memakannya<\/p>\n\n\n\n<p><br><br>Ekspektasi dan Realita<\/p>\n\n\n\n<p>Ekspektasi 1 &#8211; Kejadian 3:4<\/p>\n\n\n\n<p>Realitanya, tidak mati secara jasmani, tapi secara rohani<\/p>\n\n\n\n<p><br>Ekspektasi 2 &#8211; Kejadian 3:5<\/p>\n\n\n\n<p>Realitanya, &#8220;maka terbukalah mata mereka (Kej 3:7)<\/p>\n\n\n\n<p><br>Ekpektasi 3 &#8211; Kejadian 3:5<\/p>\n\n\n\n<p>Realitanya, malah jadi takut bertemu dengan Allah<\/p>\n\n\n\n<p><br>Ekspektasi 4 &#8211; Kejadian 3:5<\/p>\n\n\n\n<p>Realitanya, tidak bisa membedakan amna yang baik dan yang jahat<\/p>\n\n\n\n<p><br><br>Jatuh Dalam Dosa<\/p>\n\n\n\n<p>1. Muncul Ketakutan (Kejadian 3:10)<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum-sebelum ini, tidak ada masalah saat mereka bertemu Tuhan.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Tidak Mengerti Maksud Tuhan<\/p>\n\n\n\n<p>Tiga kali Tuhan bertanya kepada mereka di ayat 9, 11, dan 13, tapi jawaban mereka tidak nyambung dengan pertanyaan Tuhan<\/p>\n\n\n\n<p>3. Tidak Menyadari Kesalahan<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;..aku menjadi takut, karena aku telanjang..&#8221;, Selama ini mereka bertemu Tuhan juga dalam keadaan telanjang. Tidak ada masalah. Seharusnya mereka takut karena mereka sudah melanggar perintah-Nya, bukan karena ketelanjangannya.<\/p>\n\n\n\n<p>4. Melemparkan Kesalahan<\/p>\n\n\n\n<p>Adam menyalahkan Hawa (ayat 12), Hawa menyalahkan ular (ayat 13)<\/p>\n\n\n\n<p><br><br>Pohon pengetahuan (Kejadian 3:22) -&gt; Dosa-lah yang menghalangi kita untuk tahu tentang yang baik dan yang jahat<\/p>\n\n\n\n<p>Pohon kehidupan (Wahyu 22:14) -&gt; Semuanya ternyata Tuhan siapkan untuk kita<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Speaker by: Iwan Dauhiong Apakah kita masih melakukan hal-hal yang dilakukan Adam dan Hawa saat itu? Kesalahan Awal Hawa : &#8211; Mudah terpancing (Kejadian 3:1b) &#8211; ular memancing Hawa atas hal yang sebetulnya hanya diketahui olehnya dan Adam &#8211; Lebih percaya kepada yang lain &#8211; Hawa baru kali itu berbicara dengan ular, yang jelas perkataannya salah, tapi Hawa lebih mempercayainya daripada Tuhan Adam : &#8211; Melakukan pembiaran (Kejadian 3:6b) &#8211; Adam ada di dekat Hawa, tapi ia membiarkan Hawa tergoda&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2078","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2078","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2078"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2079,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2078\/revisions\/2079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}