{"id":2164,"date":"2025-06-03T10:22:45","date_gmt":"2025-06-03T03:22:45","guid":{"rendered":"https:\/\/smcc.or.id\/?p=2164"},"modified":"2025-06-03T10:22:46","modified_gmt":"2025-06-03T03:22:46","slug":"the-seed-principle","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smcc.or.id\/?p=2164","title":{"rendered":"The Seed Principle"},"content":{"rendered":"\n<p>Sermon by: Dyan Cipta<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Prinsip benih akan memudahkan kita memahami tentang \u201cbagaimana kita menerima dalam kondisi financial\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam Kerajaan Allah tidak ada uang. Uang adalah produk dari sistem dunia [\u201ccosmos\u201d] (Yohanes 18:36)<\/p>\n\n\n\n<p>Uang = Alat tukar \u2192 alat ukur \u2192 kekayaan \u2192 alat kekuasaan \u2192 kekuasaan itu sendiri<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya, Tuhan memberikan benih kepada kita semua. Ia memberikannya dalam bentuk profil pribadi, kekuatan, talenta, dan kerinduan hati. (Ulangan 8:18)<\/p>\n\n\n\n<p>Apa tujuan Tuhan beri benih?<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan Kerajaan: mengusahakan benih ilahi yang Tuhan sudah berikan di dalam kita untuk Bertumbuh dan Berbuah (Kejadian 1:28).<br>\u201cIt\u2019s not how much money you\u2019ve made each month, but how much you\u2019ve connected to the Kingdom Purpose each day of your life (Dyan Cipta)\u201d<\/p>\n\n\n\n<p><br>Arti sukses?<\/p>\n\n\n\n<p>Dikutip dari buku \u201cRoadway to Success\u201d (John C. Maxwell) :<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mengetahui maksud dan tujuan dalam kehidupan<\/li>\n\n\n\n<li>Menaburkan benih yang bermanfaat bagi sesama<\/li>\n\n\n\n<li>Bertumbuh mencapai potensi maksimal<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Bukan berarti kaya raya, punya banyak uang, rumah, bisa berlibur ke luar negeri tiap hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana cara kita menemukan prinsip yang benar dalam \u201cmenerima\u201d?<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Find your potential (Kenali benihmu)<br>&#8211; Setiap orang memiliki benih. Masing-masing benih memiliki <strong>tanggung jawabnya <\/strong>(Perumpamaan talenta: Matius 25:14-15, Lukas 12:48b TSI).<br>&#8211; Mujizat penyediaan dimulai dengan \u201capa yang ada padamu\u201d (contoh: Markus 6:35-38, 2 Raja-raja 4:1-2, 5-7, Keluaran 4:1-5, 17)<br>\u201cAnda sudah dikemas sebelum dilahirkan. Tuhan melihat seluruh hidup anda, menentukan tugas anda dan memberi anda peralatan untuk melakukan pekerjaan itu.\u201d \u2013 Max Lucado (penulis buku \u201cFind your Sweet Spot\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>Work excellently (Tabur benihmu)<br>&#8211; Benih hanya akan berguna jika ditabur dan dirawat (Matius 25:16-17, 21 IMB)<br>&#8211; Menabur dengan rajin (Pengkotbah 11:6)<br>&#8211; Menabur dengan kesungguhan (Pengkotbah 9:10)<br>&#8211; Bekerja adalah ibadah (Keluaran 2:15)<\/li>\n\n\n\n<li>Have faith (Tunggu masa menuai)<br>&#8211; Hukum tabur-tuai. Benih: multiplikasi (Galatia 6:7 TSI, 2 Korintus 9:6 TSI).<br>Kita bisa menghitung berapa benih dalam 1 buah tapi kita tidak bisa menghitung berapa buah dari 1 benih.<br>&#8211; Tidak patah semangat, tidak putus asa (Galatia 6:9 FAYH)<br>&#8211; Semua tuaian adalah karunia Tuhan (2 Korintus 9:8-10 TSI)<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Prinsip menerima dari Kerajaan Allah dimulai dengan :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kenali benihmu<\/li>\n\n\n\n<li>Tabuh benihmu<\/li>\n\n\n\n<li>Tunggu masa menuai<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sermon by: Dyan Cipta Prinsip benih akan memudahkan kita memahami tentang \u201cbagaimana kita menerima dalam kondisi financial\u201d Dalam Kerajaan Allah tidak ada uang. Uang adalah produk dari sistem dunia [\u201ccosmos\u201d] (Yohanes 18:36) Uang = Alat tukar \u2192 alat ukur \u2192 kekayaan \u2192 alat kekuasaan \u2192 kekuasaan itu sendiri Sebenarnya, Tuhan memberikan benih kepada kita semua. Ia memberikannya dalam bentuk profil pribadi, kekuatan, talenta, dan kerinduan hati. (Ulangan 8:18) Apa tujuan Tuhan beri benih? Tujuan Kerajaan: mengusahakan benih ilahi yang Tuhan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2164","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2164"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2164\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2165,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2164\/revisions\/2165"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smcc.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}