Komunitas adalah GAYA HIDUP. Komunitas bukanlah program tetapi gaya hidup, karena dimanapun kita berada kita tidak akan pernah lepas dari kehidupan berkomunitas. Hal ini disebabkan karena manusia diciptakan segambar dengan Allah dan gaya hidup Allah adalah gaya hidup “kita” (gaya hidup berkomunitas – Kejadian 1 : 26) Kerajaan Allah (Lukas 12:31-32 Bicara tentang pemerintahan (otoritas dan kuasa) Kerajaan itu proses (Proses belajar memerintah bersama Yesus melalui: melayani jiwa2 serta tunduk dan taat pada Yesus) Nilai (Penerimaan, inklusif, progresif) Manusia itu.. DIPANGGIL (1 Petrus 2:9) Gereja harusnya: “dari gelap kepada terang-Nya yang ajaib” Pertobatan = perpindahan. Dari kerajaan gelap -> ke kerajaan terang. Jadi kebutuhan utama seseorang yang baru bertobat adalah meninggalkan komunitas lama (belum bertobat) dan masuk dalam komunitas baru (sudah bertobat) DIBENTUK (Amsal 27:17) Yang dibentuk adalah karakter Pembentukan karakter tidak bisa hanya sekedar diajarkan, tetapi harus dialami Pembentukan karakter itu saling menajamkan. harus terjadi gesekan dan gesekan hanya bisa terjadi dengan orang yang dekat dengan kita Pembentukan karakter meliputi PANJANG SABAR, MENGAMPUNI, dan MURAH HATI Komunitas bisa membuat orang bertumbuh, diproses, dan dibentuk Pembetukan karakter yang paling efektif hanya melalui KOMUNITAS kecil Orang yg gamau dibentuk pasti menghindari komunitas kecil DIUTUS (Kolose 1:28) Menjadi pemimpin: memberitakan Kristus kepada setiap orang, menasehati tiap-tiap orang, mengajar tiap-tiap orang, memimpin tiap-tiap orang. Kebanggaan pemimpin itu bukan komunitasnya rukun, tapi berapa banyak komunitas tersebut melahirkan pemimpin-pemimpin (multiplikasi) Pembentukan pemimpin dan praktek kepemimpinan paling efektif melalui: Komunitas dan Pembapaan