Christ Centered Living

Christ Centered Living

Speaker: Pdt. Budi Utomo

Semua harus diawali dengan kata: PERJUMPAAN

Orang tidak bisa kenal tanpa berjumpa

 

Perjumpaan menghasilkan:

  1. Kehidupan baru
  2. Kemampuan untuk mengasihi
  3. Keberanian untuk berkorban
  4. Menghasilkan mandat dan misi
  5. Melihat masa depan dengan jelas

 

Mandat dan Misi

Yohanes 21:17, ” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, v Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.

 

Masa depan dan penerimaan

Yohanes 21:18-19, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki.” Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: ”Ikutlah Aku.”

 

Filipi 2:5, Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.

  • Kalau kita tidak berjumpa Kristus, kita tidak akan tahu pikiran dan perasaan Kristus
  • Kejarlah perjumpaan dengan Kristus, maka kita akan Hidup bersama dengan Yesus setiap hari dalam tuntunannya
  • Penekanan dalam nasihat ini bukan pada “memikirkan apa yang Kristus pikirkan….
  • Posisi di dalam Kristus memperi perspektif yang baru dalam memandangan segala sesuatu. Dengan kata lain, perubahan posisi melibatkan perubahan akal budi

 

Perspektif Baru

⁃ Dulu pusatnya diri sendiri, sekarang pusatnya YESUS

⁃ Dulu melihat sukses dengan berapa banyak yang kita capai, sekarang melihat sukses dengan rencana Tuhan sudah tergenapi atau tidak

⁃ Perubahan pola pikir:

  • Kemenangan -> bisa mengalahkan diri sendiri, bukan mengalahkan orang lain
  • Kuat -> menyadari kelemahan, bukan tidak punya kelemahan
  • Popularitas -> dikenal Yesus, bukan dikenal banyak orang
  • Bahagia -> ketika memberi, bukan ketika menerima
  • Kaya -> orang kaya memberikan apa yang kita bisa berikan ke Tuhan, cukup bersyukur dengan apa yang Tuhan berikan
  • Kesenangan -> senang ketika melihat orang lain tersenyum
  • Penuh kasih -> karena Allah telah mengasihi, bukan karena kita baik
  • Keberhargaan diri -> apa kata Tuhan, bukan apa kata orang

Leave a Comment