The Journey of God’s Promises

The Journey of God’s Promises

Speaker: Pdm. Dyan Cipta

 

God’s centered

Roma 11:36 (FAYH) Sebab segala sesuatu berasal dari Allah. Segala sesuatu hidup oleh kuasa-Nya dan segala sesuatu itu untuk kemuliaan-Nya. Bagi Dialah kemuliaan untuk selama-lamanya.

Romans 11:36 (AMP) For from Him and through Him and to Him are all things. [For all things originate with Him and come from Him; all things live through Him, and all things center in and tend to consummate and to end in Him.] To Him be glory forever! Amen (so be it).

 

God’s Promises

Tuhan memberikan janji-janjiNya untuk memberi kekuatan dan tuntunan agar kita bisa menjalani hidup yang berpusat kepada Tuhan.

 

ABRAHAM

  • Kejadian 12:1-3

Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”

  • Janji Tuhan kepada Abraham
    1. Menjadi bangsa yang besar
    2. memberkati Abram
    3. Nama yang masyur
    4. Menjadi berkat
    5. memberkati orang memberkati dan mengutuk orang yang mengutuk
    6. semua kaum di bumi mendapat berkat melalui Abram
  • Tuhan memakai Abram untuk rencanaNya yang besar atas manusia. Dan Tuhan memberikan janjiNya yan spesial untuk Abram.
  • Dari pihak Abram, ada syarat yang harus dilakukan: “Tinggalkan negri dan saudara”. “Pergi ke tempat yang Tuhan akan tunjukkan.”
  • Tuhan ingin menunjukkan model hubungan dengan manusia melalui Abraham
  • Tuhan ingin menunjukkan besarnya kasih karunia yang bisa mengatasi kelemahan manusia (berbohong, mencari jalan pintas)
  • Tuhan menyiapkan Abraham menjadi jalur bagi Yesus – rencana penyelamatan terbesar (semua manusia yang lain gagal)
  • Tuhan memakai Abraham untuk menunjukkan bahwa rencananya itu selalu besar dan panjang, tidak bisa diselami manusia (janji bangsa besar tapi hanya punya 1 anak perjanjian)
  • Melalui Abraham, Tuhan ingin menunjukkan bahwa Dia adalah Allah yang menepati janjiNya (Ishak lahir di kondisi mustahil, Abimelek – Mesir, Israel – Yesus)

 

FINAL TEST

  • Kejadian 22:2

Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

    • Anakmu → bukan lembu, sapi atau domba
    • Anakmu yang tunggal → anak perjanjian, anak satu-satunya saat itu
    • Anakmu yang engkau kasihi → ujian kasih, siapa yang terutama dalam hati Abraham
    • Anak sebagai korban bakaran → sebuah praktek yang umum di jaman itu
    • Tanah Moria, Perjalanan 3 hari → banyak waktu untuk berubah pikiran, banyak kesempatan untuk mempertanyakan Tuhan
  • WORSHIP = SACRIFICE

Kejadian 22:5, Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggalah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesusah itu kami kembali kepadamu.”

  • JEHOVA JIREH

Kejadian 22:6-8, Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: “Bapa.” Sahut Abraham: “Ya, anakku.” Bertanyalah ia: “Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?”

Sahut Abraham: “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku.” Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

  • TAAT

Ibrani 11:8, Karena iman ABRAHAM taat, ketika ia diapnggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

Ibrani 11:17-19, Karena iman maka ABRAHAM, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal, walaupun kepadanya telah dikatakan: “Keturunan yang berasal dari Ishaklah yang akan disebut keturunanmu.” Karena ia berpikir, bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang-orang sekalipun dari antara orang mati. Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.

  • BERHARAP

Roma 4:18, Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun ABRAHAM berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

Ibrani 6:15, ABRAHAM menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya.

  • KETEKUNAN

Ibrani 10:35-36, Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Sebab kamu memerlukna ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.

JANJI TUHAN, KETAATAN, KETEKUNAN, PENYEMBAHAN, PENYEDIAAN TUHAN SALING BERKAITAN SATU SAMA LAIN.

Leave a Comment